Post Top Ad

Sabtu, 18 Mei 2019

Bahasa Indonesia Minat Bab 1

Hakikat Bahasa dan Bunyi menjadi Simbol


Hakikat bahasa adalah salah satu kegiatan yang tidak dapat lepas dari kehidupan manusia. Bahkan tanpa kita sadari,bahwa sejak pagi sampai malam kita selalu menggunakan bahasa. Misalnya bahasa yang berbentuk tulisan maupun lisan,akan sering  kita jumpai selama hidup ini,seorang  tokoh dari yunani latin yaitu aristoteles,mengemukakan bahwa “ bahasa adalah alat untuk menyampaikan pikira,perasaan atau gagasan kepada orang lain. Tata bahasa struktual adalah aliran yang memberikan btasan bahasa sebagai sistem tanda yang arbitires dan bersifat konfensional. 
Fungsi bahasa sebagain berikut :
v  Bahasa sebagai sarana komunikasi
v  Bahasa sebagai sarana integrasi dan adabtasi
v  Bahasa sebagai sarana kontrol sosial
v  Bahasa sebagai sarana memahami diri
v  Bahasa sebagai sarana ekspresi diri
v  Bahasa sebagai sarana memahami orang lain
v  Bahsa sebagai sarana komunikasi ligkungan
v  Bahasa sebagai sarana berfikir logis
v  Bahasa sebagai sarana membangun kecerdasan  ganda

Bahasa sebagai sistem
Sistem sangat identik dengan pengertian cara atau aturan. Sistem juga berarti susunan teratur berpola yang membentuk  satu kesatuan. Coba kita perhatikan dua deretan berikut :
Ø  Kucing itu melompat ke meja
Ø  Kucinglah melompat itu ke meja
Secara intuisi kita sebagai penutur bahasa indonesia akan tahu bahwa deretan 1 adalah kalimat bahasa indonesia karena tersusun dengan benar menurut kaidah  bahasa indonesia. Sebaliknya, deretan ke 2 bukan kalimat bahasa indonesia karena tidak tersusun  teratur  menururut pola dan sistem bahasa indonesia. Pola-pola sistem dapat dipelajari. Karena itu,apakah suatu deretan adalah kalimat bahasa atau bukan.
a.    Bahasa sebagai sistem
Bahasa memilki suatu aturan atau susunan teratur yang membentuk suatu keseluruhan yang bermakna dan berfungsi. Sistem ini dibentuk oleh sejumlah unsur atau komponen yang satu dengan yang lainnya berhubungan secara fungsional.   
b.    Bahwa berwujud lambang
Yaitu bahasa itu dilambangkan atau disampaikan dalam bentuk bunyi bahasa bukan dalam wujud yang lain yaitu berupa bunyi-bunyi yang dihasilkan oleh alat ucap manusia.
c.    Bahasa berupa bunyi
Yang dimaksud disini adalah satuan bunyi yang dihasilkan oleh alat ucap manusia yang di dalam fonetik diamati sebagai “fon” dan di dalam fonemik sebagai “fonem”
d.   Bahasa itu bersifat arbitrer
Yaitu tidak ada hubungan wajib antara lambang bahasa yang berwujud bunyi itu dengan konsep atau pengertian yang dimaksud oleh lambang tersebut,biasa di artikan sewenang-wenang,selalu berubah-ubah,tidak menetap.
e.       Bahasa itu konvesional
   Masyarakat mematuhi akan konvensi yang di terapkan di dalam konsep yang mewakilinya.
f.       Bahasa itu bermakna
    Ditinjau dari fungsinya yaitu menyampaikan pesan, konsep, ide atau pemikiran. Jadi bentuk-bentuk bunyi yang tidak bermakna yang disampaikan dalam bahasa apapun tidak bisa disebut sebagai bahasa.
g.      Bahasa itu bersifat unik
    Setiap bahasa di dunia itu mempunyai ciri khas yang spesifik yang tidak dimiliki oleh bahasa lain.
h.      Bahasa itu bersifat produktif
    Unsur-unsur yang terkandung di dalam bahasa itu dapat dikembangkan menjadi satuan-satuan bahasa yang jumlahnya tidak terbatas sesuai dengan sistem yang berlaku di dalam bahasa tersebut.
i.        Bahasa itu bersifat universal
     Pada suatu bahasa yang ada di dunia ada ciri-ciri yang sama yang dimiliki oleh setiap bahasa dan tentunya ciri-ciri itu adalah unsur bahasa yang paling umum.
j.        Bahasa itu variasi
     Bahasa di dunia ini beragam dan bermacam-macam.
k.      Bahasa itu bersifat dinamis
          Karena bahasa itu selalu berkaitan dengan semua kegiatan manusia dan kegiatan manusia itu selalu berubah hingga akhirnya bahasa juga ikut berubah menjadi tidak tetap, dan menjadi tidak statis tetapi dinamis.
l.        Bahasa itu manusiawi artinya bahasa itu hanya dimiliki saja dan digunakan oleh manusia itu sendiri.
m.    Bahasa sebagai alat interaksi social
     Hal ini sesuai dengan fungsi bahasa itu sendiri sebagai alat komunikasi.

ü Bunyi
Kata bunyi sering sukar dibedakan dengan suara, sudah biasa kita dengar dalam kehidupan sehari-hari. Secara teknis, menurut Kridalaksana, bunyi adalah kesan pada pusat saraf sebagai akibat dari getaran gendang telinga yang bereaksi karena perubahan-perubahan dalam tekanan udara. Bunyi itu bisa bersumber pada gesekan atau benturan benda-benda, alat suara pada binatang dan manusia.

PENUTUP
1.Kesimpulan     Bahasa adalah sistem lambang bunyi ujaran yang digunakan untuk berkomunikasi oleh masyarakat pemakainya. Bahasa yang baik berkembang berdasarkan suatu sistem, yaitu seperangkat aturan yang dipatuhi oleh pemakainya. Bahasa sendiri berfungsi sebagai sarana komunikasi serta sebagai sarana integrasi dan adaptasi
.
11.27 / by / 0 Comments

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Post Top Ad